Visi, Misi dan Tujuan

SMILLINGPAW

VISI – Makanan sehat awal hidup sehat.

MISI – Raw food sebagai pilihan terbaik.

TUJUAN – Menjadikan anjing sehat dan bahagia.

Order Online Now

Sejarah

SMILLING PAW

Pada tanggal 8 Agustus 2017 seekor anjing American bully lahir dan di saat yang bersamaan saya juga sedang mencari anjing. Kemudian saya bertemu dengan seorang breeder anjing America bully, saya ditawarkan seekor anak anjing perempuan bernama Rhihana. Akhirny setelah saya lihat saya tertarik dan saya setuju untuk membeli anak anjing tersebut. Setelah kira2 usianya 3 bulan saya mengambil anak anjing tersebut dan breeder tersebut menyarankan untuk memberi makan anak anjing tersebut dengan raw food. Awalnya saya mencoba mengambil beberapa kilogram dan kebetulan adik saya juga punya 2 ekor anjing malamute. Saya coba berikan raw food untuk anjing adik saya dan hasilnya bagus kemudian saya mulai tawarkan ke beberapa teman dan lama kelamaan bayak yang pesan. Saya mulailah berjualan raw food namun disaat mulai banyak pesanan, anjing American bully yang saya beli dari breeder tersebut muntah2 setiap hari dan setiap habis di beri raw food. Saya coba berkonsultasi dengan breeder yang menjual raw food tersebut, awalnya saya mengikuti saran dari breeder tersebut untuk memberi raw food 30 gr dan setiap selesai makan saya letakkan di kandang sekitar 1 sampai 2 jam. Namun seiring dengan perjalanan waktu tetap tidak ada perubahan sampai saya berpikiran mungkin nama Rhihana terlalu berat dan saya menggantinya dengan nama Chelsea. Tapi tetap tidak ada perubahan dan saya mencoba untuk mengurangi raw food dan minum pun saya batasi. Saya coba membawanya ke dokter dan menurut tidak ada sakit tetapi perkiraan dokter ada permasalahan di pencernaannya. Dokter memberikan obat dan hasilnya punya juga sama. Saya bawa ke beberapa dokter dan diberikan obat anti muntah. Selain muntah, Chelsea tidak bisa makan ikan, ayam, turkey, dan babi. Raw food yang dimakan hanya daging domba (lamb). Itu pun juga hasilnya masih sama dan tetap muntah setiap kali habis makan. Di saat itu saya mulai menyerah dengan kondisi anjing saya dan saya merasa sedih, hingga terlintas di pikiran saya apakah anjing saya harus hidup seperti ini selamanya.

Order Online Now

Sejarah

SMILLINGPAW

Pada tanggal 8 Agustus 2017 seekor anjing American bully lahir dan di saat yang bersamaan saya juga sedang mencari anjing. Kemudian saya bertemu dengan seorang breeder anjing America bully, saya ditawarkan seekor anak anjing perempuan bernama Rhihana. Akhirny setelah saya lihat saya tertarik dan saya setuju untuk membeli anak anjing tersebut. Setelah kira2 usianya 3 bulan saya mengambil anak anjing tersebut dan breeder tersebut menyarankan untuk memberi makan anak anjing tersebut dengan raw food. Awalnya saya mencoba mengambil beberapa kilogram dan kebetulan adik saya juga punya 2 ekor anjing malamute. Saya coba berikan raw food untuk anjing adik saya dan hasilnya bagus kemudian saya mulai tawarkan ke beberapa teman dan lama kelamaan bayak yang pesan. Saya mulailah berjualan raw food namun disaat mulai banyak pesanan, anjing American bully yang saya beli dari breeder tersebut muntah2 setiap hari dan setiap habis di beri raw food. Saya coba berkonsultasi dengan breeder yang menjual raw food tersebut, awalnya saya mengikuti saran dari breeder tersebut untuk memberi raw food 30 gr dan setiap selesai makan saya letakkan di kandang sekitar 1 sampai 2 jam. Namun seiring dengan perjalanan waktu tetap tidak ada perubahan sampai saya berpikiran mungkin nama Rhihana terlalu berat dan saya menggantinya dengan nama Chelsea. Tapi tetap tidak ada perubahan dan saya mencoba untuk mengurangi raw food dan minum pun saya batasi. Saya coba membawanya ke dokter dan menurut tidak ada sakit tetapi perkiraan dokter ada permasalahan di pencernaannya. Dokter memberikan obat dan hasilnya punya juga sama. Saya bawa ke beberapa dokter dan diberikan obat anti muntah. Selain muntah, Chelsea tidak bisa makan ikan, ayam, turkey, dan babi. Raw food yang dimakan hanya daging domba (lamb). Itu pun juga hasilnya masih sama dan tetap muntah setiap kali habis makan. Di saat itu saya mulai menyerah dengan kondisi anjing saya dan saya merasa sedih, hingga terlintas di pikiran saya apakah anjing saya harus hidup seperti ini selamanya.

Order Online Now

Satu tahun berlalu dengan kondisi Chelsea yang masi sama dimana ketika berumur 1 tahun berat badannya hanya berkisar 7 sampai dengan 9 kg. Sehari hanya masuk raw food 70 sd 100 gram. Saya pun sudah menyerah karena dokter menyerankan untuk di bawa ke rumah sakit hewan di Bogor utuk dilakukan endoskopi. Saya tidak mungkin melakukan hal tersebut, karena Chelsea sudah cukup menderita dengan hidupnya yang setiap hari muntah2.

Di akhir tahun 2018, saya mulai berpikir kalau saya menyerah berarti ada kemungkinan umurnya Chelsea tidak akan lama, kemudian saya mulai mencari tau bagaimana merawat anjing mulai dari cara memandikan, makanan, kemudian nutrisi (gizi) yang diperlukan. Awal tahun 2019 saya mulai membuat makanan raw food yang saya campur sendiri. Raw food tersebut saya mulai mecampurnya dengan sayuran, buah2an, dll.

Seiring dengan perjalanan waktu raw food yang saya buat sendiri berjalan dengan baik muntah2nya mulai berangsur2 hilang dan seminggu sekali saya berikan raw food dengan protein dan campuran2 yang berbeda2. Setelah beberapa bulan sudah tidak muntah, saya mencoba untuk menaikkan jumlah takaran makanan per harinya. Itu pun juga sudah berhasil dengan raw food yang saya buat sendiri. Di awal akhir tahun 2019 saya mencoba mulai memberanikan diri untuk memberi protein berupa ayam dan turkey, dalam 2 atau 3 hari coba lihat bintik2 merah yang biasanya timbul sudah tidak keluar lagi. Sudah beberapa bulan ini setiap kali makan ayam dan turkey bintik2 merah yang menurut dokter itu timbul karena alegi sudah tidak keluar lagi.

Sampai saat ini kondisi Chelsesa sehat dan beratnya 15,70 kg. Setelah 1 tahun saya melakukan percobaan tersebut, di bulan Maret 2020 saya mulai untuk memproduksi raw food yang saya buat tadi berdasarkan pesanan dengan anjing2 yang lain selain Chelsea. Banyak anjing2 yang suka dan imun badannya pun meningkat, jarang sekali yang sakit seperti masuk angin, diare, dll. Seiring dengan perjalanan waktu sudah ada dari beberapa pemilik anjing yang memesan untuk anjing kesayangannya. Untuk itu saya ingim membantu teman2 yang mempunyai anjing kesayangannya yang bermasalah untuk itu saya mulai memasarkan produk buatan sendiri (home made) melalui “smillingpaw”.